Music News

Mangled and Torn Jadi Penanda Langkah Baru Vermins

Di tengah indahnya Bali yang sering diidentikkan dengan ketenangan, ada Vermins yang menawarkan sisi lain—keras, gelap, dan penuh energi. Band Hardcore/Metal yang terbentuk pada Januari 2021 ini enggak main-main dalam meramu musik mereka. Perpaduan unsur metal seperti Metalcore, Deathmetal, hingga Metal Hardcore menjadi ciri khas yang kuat. Terinspirasi dari nama-nama besar seperti Meshuggah, Converge, hingga Knocked Loose, Vermins tetap menjaga akar musik mereka: Hardcore/Metal.

Perjalanan Vermins memang enggak selalu mulus. Beberapa kali harus bongkar-pasang formasi karena kesibukan dan komitmen para personelnya, akhirnya mereka menemukan soliditas baru. Saat ini, band ini diperkuat oleh Gustu Satya (vokal), Gustri dan Dewa Prada (gitar), Wahyu Subagia (bass), serta Gus Jerry (drum). Formasi ini menjadi fondasi yang menghidupkan karya mereka yang terbaru, “Mangled and Torn”.

Setelah debut dengan single pertama pada 2021, Vermins kembali dengan karya baru yang lebih bertenaga. Single “Mangled and Torn” tak hanya dirilis dalam format audio, tapi juga dibarengi dengan video klip yang intens. Gustu Satya, sang vokalis, menggambarkan tema lagu ini sebagai pergulatan batin untuk keluar dari zona nyaman. Namun, zona nyaman di sini bukanlah tempat yang nyaman—justru sebaliknya. Ia adalah penjara yang menyesakkan, penuh stagnasi, di mana setiap langkah untuk keluar terasa seperti merobek luka lama.

Lirik “Mangled and Torn” membawa pendengar ke ruang gelap yang menyakitkan namun nyata. Di dalamnya, tak ada cahaya, tak ada kedamaian—hanya keheningan yang menghancurkan. Ini bukan sekadar lagu; ini adalah pengalaman, refleksi, dan luapan emosi yang Vermins tuangkan dalam balutan musik mereka yang keras namun penuh makna.

Dengan eksplorasi musikal yang berani dan ide-ide liar, Vermins tetap setia pada akar mereka. Meski banyak perubahan dan tantangan yang mereka lalui, band ini terus berkembang, menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari skena musik metal yang pantang menyerah.

“Mangled and Torn” bukan sekadar single kedua; ini adalah pernyataan sikap, bahwa Vermins ada di sini untuk menghentak dan mengguncang panggung musik tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *